Jumat, 16 Juni 2017

Mengenal Arsitektur Landscape pada Taman Kota "Garden of The Stars"



Pada kesempatan kali saya akan menjelaskan dan mengenalkan sebuah taman kota yang berada di Hogkong, Tsim Sha Tsui, yaitu Garden of the Stars. Dikenal sebagai suatu taman yang menjadi salah satu landmark dan dijadikan tempat destinasi wisata,  taman ini merupakan taman tematik yang mengambil tema "Hollywood of The East" yang bertujuan untuk mengenalkan upaya industri perfilman Hongkong pada abad terakhir.

Selain itu taman ini merupakan taman kota karena perletakkannya yang diapit oleh kawasan urban yang pada dasarnya taman ini memiliki akses berupa jembatan yang menghubungkan antara area waterfront Avenue of stars dengan kawasan urban perkotaan. Jembatan tersebut juga merupakan main entrance dari Garden of the Stars yang terletak di lantai atas dari bangunan East Tsim Sha Tsui dan menjadikan area bagi para pendatang menikmati suasana kota Hongkong. Selain itu Jembatan ini terletak diatas jalan Salisbury Road yang merupakan jalan utama.


Pada dasarnya, alasan mengapa Garden of the Stars merupakan taman kota adalah perannya sebagai pendukung dari kawasan yang berada disekitarnya.serta mengenalkan pada pendatang bahwa kawasan tersebut bisa dijadikan pemersatu dari kawasan keseluruhan. Peran utama dari taman kota diantara lain adalah untuk menumbuhkan aspek sosial, komunikasi, area untuk rekreasi dan wisata, mengenalkan kebudayaan dan sejarah dari lingkungan tersebut.

Ditinjau dari segi arsitektur, taman merupakan inti dari arsitektur landscape yang tentunya memiliki elemen utama hard material dan soft material. Dilihat dari penataannya, Garden of the Stars merupakan taman yang memiliki elemen hard material yang dominan karena memang fungsi dan tujuan dibangunnya taman ini adalah untuk mengenalkan upaya industri perfilman Hongkong pada abad terakhir dengan cara membuat patung-patung dan lainnya.

Dilihat dari susunannya, taman tersebut memiliki orientasi terpusat karena memang perletakkan dari patung-patung, terutama patung bruce lee yang menjadi titik fokal dari taman tersebut, berada di tengah -tengah taman. Serta elemen soft material pendukung dari tama tersebut terletak di sisi sisi samping dari taman tersebut.

Berikut ini adalah elemen Hard dan Soft material yang digunakan pada Garden of the Stars:










Jika diamati dengan seksama, elemen hard material yang digunakan tentunya menggunakan bahan material yang sangat efisien dalam penggunaannya. Elemen tersebut antara lain menggunakan bahan yang minim perawatan, tahan lama atau awet karena menggunakan elemen yang berbahan dasar batu alam, stepping stone, paving blocks dan beberapa bagian menggunakan tegel dan beton. Adapun penggunaan tanaman juga memakai tanaman yang umum dan sesuai dengan keadaan cuaca dan iklim pada area tersebut, seerta jarang ditemukan tanaman yang terlihat "unik" karena taman kota merupakan taman milik bersama, sehingga apabila menggunakan tanaman yang memakan banyak biaya dan perawatan akan sangat disayangkan.

Permainan elevasi pada trap-trap tangga juga dimainkan untuk menunjukan zona-zona dan bagian yang merupaka zona aktif dan zona pasif. Area yang memiliki elevasi tinggi menunjukan bahwa area tersebut merupakan zona aktif yang dominan dan biasanya terdapat patung yang menunjukan ciri khas dari kawsan tersebut dan biasanya selalu ramai dikunjungi wisatawan yang berkunjung untuk melakukan kegiatan berfoto. Adapun area yang dianggap pasif merupakan area yang memiliki elevasi yang rendah dan area ini merupakan area beristirahat dan memilik banyak bench atau tempat duduk dengan fasilitas-fasilitas taman seperti lampu taman, kranair, dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar