Jumat, 16 Juni 2017

18 Tempat Wisata di Macau yang Wajib Dikunjungi

Macau dikenal sebuah kota yang memiliki perpaduan lebih dari 2 budaya, yaitu budaya Cina, Barat dan Portugis. Maka tidaklah heran bila campuran budaya tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi Macau yang bisa dilihat dari makanan, tradisi serta gaya bangunannya. Untuk dapat merasakan pengalaman seru di Macau yang berlokasi di provinsi Guangdong, China, berikut adalah daftar tempat wisata di Macau yang bisa didatangi.
ads

Benteng Guia

benteng guiaDidirikan antara tahun 1622 dan 1638, di dalam benteng bisa pengunjung lihat ada sebuah kapel yang dibangun oleh para biarawati Klaris yang dulunya menghuni tempat tersebut sebelum terbangunnya Convent of St. Clare. Saat masuk ke kapelnya, kita akan dapat melihat lukisan dinding rumit yang mempresentasikan dua tema gabungan antara China dan Barat. Pada lukisan tersebut ada motif inspirasi mitologi serta agama yang menjadi contoh sempurna dari dimensi multikultural Macau.
Ada lagi Guia Lighthouse yang ada sejak tahun 1865 dan menjadi mercusuar modern pertama di pantai China. Simbol maritim, misionaris dan militer di Macau sangat jelas ditunjukkan oleh Benteng Guia ini bersama dengan kapel dan mercusuarnya. Hanya saja, sayangnya untuk bagian mercusuar tidak diperbolehkan untuk dikunjungi publik, bahkan untuk di kapelnya, para pengunjung juga dilarang mengabadikan dengan memotret maupun merekam.
  • Benteng Guia buka dari jam 9 pagi sampai jam setengah 6 sore.
  • Kapel Guia buka dari jam 10 pagi hingga 5 sore.
  • Pengunjung bisa menikmati penelusuran di tempat ini secara gratis.

Museum Grand Prix

Museum Grand PrixBagi para wisatawan yang suka dengan Grand Prix, museum yang resmi dibuka pada tahun 1993 untuk merayakan ulang tahun Grand Prix Macau ke-40 ini bisa menjadi salah satu destinasi utama saat berlibur di Macau. Sejumlah motor dan mobil balap dipamerkan oleh museum ini setiap tahunnya di bulan November dan ini berlangsung sudah sejak tahun 1954 karena para penduduk Macau yang memiliki antusiasme tinggi beserta dukungan dari pemerintah Macau.
  • Museum Grand Prix buka dari hari Rabu hingga Senin dari jam 10 pagi sampai 8 malam dan khusus setiap hari Selasa museum ini tutup.
  • Pengunjung bisa dengan bebas mengunjungi tempat ini dan menikmati setiap koleksi museum tanpa harus membayar tiket masuk.

Venetian Resort

Venetian Resort....Bila ingin berkunjung ke tempat yang romantis di Macau, satu spot yang tidak boleh sampai terlewat adalah Venetian Resort. Tidak usah jauh-jauh untuk berkunjung ke Italia untuk melihat pemandangan seperti yang ada di kota Venice, karena dengan menjejakkan kaki di Macau, tepatnya di Venetian Resort, segala panorama yang indah bisa dinikmati. Ada sebuah gondola yang para wisatawan bisa naiki untuk mengelilingi Hotel Venetian.
Tidak hanya pemandangan super cantik ala Venice yang menyejukkan hati, bahkan sang pilot gondola juga akan tampil menghibur dengan menyanyi secara merdu sambil membawa Anda berkeliling. Ini memang lebih pas bagi pasangan karena romantisnya perjalanan bakal dapat dirasakan dan membuat pengalaman liburan di Macau makin memuaskan.
  • Venetian Resort untuk yang San Luca dan Marco Polo buka dari jam 11 siang sampai 7 malam, sementara Grand Canal akan menerima pengunjung dari jam 11 siang sampai 10 malam.
  • Untuk naik gondola, pengunjung dewasa dikenakan MOP 118 atau sekitar Rp 198 ribu, anak-anak akan dikenakan MOP 88 atau sekitar Rp 148 ribu, dan untuk gondola secara pribadi dikenakan MOP 472 atau sekitar Rp 793 ribu.

Nam Van Lake Cybernetic Fountain

Nam Van Lake Cybernetic FountainPertunjukan seru dan indah yang bisa dinikmati selama di Macau adalah air mancur yang disertai dengan cahaya-cahaya spektakuler di Nam Van Lake. Air mancur yang dibangun oleh sebuah perusahaan gabungan Spanyol dan Portugis ini mempertunjukkan 86 semburan dan diterangi oleh lampu sorot berwarna sejumlah 288 buah. Air jet paling tinggi semburannya adalah 80 meter dan inilah yang menjadi keunggulan dari obyek wisata ini.
  • Untuk pertunjukan laser bisa ditonton pada hari Sabtu sampai Minggu pada dua waktu, yaitu jam setengah 9 malam hingga 9 malam dan setengah 10 malam hingga 10 malam.
  • Untuk pertunjukan musik bisa dinikmati pada hari Senin sampai Jumat pada empat waktu, yaitu jam 1 hingga 2 siang, jam 6 hingga 7 malam, jam 8 hingga 9 malam, dan setengah 10 hingga 10 malam. Sementara untuk hari Sabtu dan Minggu, pertunjukan musik digelar pada enam waktu, yaitu jam 10 hingga 11 siang, jam 1 hingga 2 siang, jam 3 hingga 4 sore, jam 6 hingga 7 malam, jam 8 hingga 9 malam, serta jam setengah 10 hingga 10 malam.
  • Pengunjung bisa menonton semua pertunjukan tersebut tanpa dikenakan biaya.

Kwun Ya Kai – Taipa

Kwun Ya Kai – TaipaBerlibur ke Macau sebaiknya tidak lupa untuk berkunjung ke Taipa yang kaya akan makanan ringan serta makanan penutup yang beragam dan lezat. Di tempat inilah para wisatawan bisa mencoba biskuit fermentasi kacang merah, biskuit aya, serta kue daging. Walau memang dikenal sebagai kota tua, pelancong tidak akan merasa bosan dengan adanya toko-toko kue berjajar yang sudah dikelola selama beberapa generasi. Jika hobi berkuliner, maka Kwun Ya Kai adalah spot yang sangat direkomendasikan untuk mengicipi berbagai kue dan biskuit.
Bahkan ketika lewat di jalan ini pun Anda akan tergoda oleh bau harum dari kue dan biskuit yang baru jadi. Kue-kue serta biskuit-biskuit khas Macau tersebut ditawarkan dengan rasa yang bervariasi dan para wisatawan biasanya datang tidak hanya sekadar dimakan di tempat namun juga bisa dibeli untuk oleh-oleh. Jangan ketinggalan untuk merasakan egg tart ala Portugis yang paling terkenal di kawasan ini; khusus kue tersebut bisa ditemukan di sebagian besar toko kue dan kafe di Kwun Ya Kai. Es krim rasa durian, kue almond, manisan nougat, dan roti isi daging babi panggang juga merupakan kue-kue terlaris yang ada di Taipa karena saking eksotis dan lezatnya makanan tersebut.

Macau Tower

Macau TowerSpot satu ini bisa dijadikan destinasi utama ketika berencana untuk liburan di Macau karena Menara Macau adalah obyek wisata yang akan melengkapi kesenangan Anda. Dengan tinggi 338 meter, segala keindahan kota Macau dapat dinikmati dari atas puncak Macau Tower ini. Tantang diri Anda juga untuk berjalan di luar gedung Macau Tower yang ada di atas di mana lantainya terbuat dari kaca sehingga bisa langsung melihat kota Macau. Kegiatan lainnya yang bisa memacu adrenalin adalah bungee jumping, jadi bagi yang suka tantangan obyek ini begitu wajib untuk didatangi.
Bahkan bungee jumping yang ada di menara ini adalah yang paling tinggi yang ada di dunia. Dari ketinggian 338, silakan coba tantangan ini jika Anda punya nyali yang besar. Selain adanya menara dan wahana penuh tantangan tersebut, wisatawan juga akan menemukan bioskop, restoran, serta Pusat Pertemuan dan Hiburan 4 lantai. Hal yang menyenangkan di tempat ini adalah pada malam harinya Anda bisa makan malam di skywalk setelah puas memotret. Yang hobi berkuliner jangan sampai melewatkan makanan-makanan nikmat dengan taraf hotel berbintang lima hanya di Macau Tower.
  • Macau Tower buka dari jam 10 pagi hingga 9 malam di hari biasa, sementara itu di akhir pekan dan hari besar akan melayani pengunjung dari jam 9 pagi hingga 9 malam.
  • Pengunjung anak-anak yang usianya antara 3-11 tahun serta pengunjung dengan usia 65 tahun ke atas dikenakan MOP 60 atau sekitar Rp 101 ribu.
  • Pengunjung dewasa dikenakan MOP 120 atau sekitar Rp 202 ribu.

Flora Garden

Flora GardenDi Macau juga terdapat Flora Garden yang dibangun dengan gaya Eropa dan letaknya ada di dasar Bukit Guia. Pada zaman dulu, Flora Garden ini merupakan Flora Palace, yaitu sebuah mansion Portugis aristokrat. Sesampainya di tempat ini kita akan melihat gerbang batu di mana dulunya merupakan sebuah pos jaga istana. Di tempat ini para wisatawan dapat menikmati teras dengan pohon-pohon rindang serta sebuah kebun binatang kecil.
Untuk dapat mengunjungi puncak Bukit Guia, para wisatawan bisa memanfaatkan cable car yang memang disediakan di dekat gerbang taman. Pemandangan taman yang luas serta panorama kota adalah segala yang dapat ditangkap oleh mata pengunjung dengan cable car tersebut.
  • Harga tiket cable car yang dikenakan kepada pengunjung dewasa sebesar MOP $3 atau sekitar Rp 5 ribu untuk satu arah, sementara untuk yang pulang-pergi dikenakan MOP $5 atau sekitar Rp 8 ribu.
  • Harga tiket cable car yang dikenakan kepada pengunjung anak-anak dengan usia antara 2-18 tahun serta orang dewasa berusia 65 tahun ke atas adalah MOP $2 atau sekitar Rp 3 ribu untuk satu arah, sementara untuk yang pulang-pergi dikenakan MOP $3 atau sekitar Rp 5 ribu.
  • Flora Garden beroperasi dari jam 8 pagi hingga 6 petang dari hari Selasa sampai Minggu, dan itu artinya setiap Senin tempat ini tutup. Namun, pada libur hari besar Flora Garden akan tetap buka.
  • Pengunjung tidak akan dikenakan biaya masuk ke taman, kecuali bila naik cable car.
    ads

Kun Iam Tong

Kun Iam TongIni adalah bangunan kuil yang tujuan pembangunannya adalah untuk menghormati Dewi Pengampunan dan pendiriannya pun sudah sejak abad ke-13, sementara untuk bangunan paling anyar setelah mengalami serangkaian perubahan adalah dari sejak tahun 1627. Jika ingin berwisata bangunan dan tertarik untuk datang ke sebuah kuil paling megah dan besar di Macau, inilah tempat yang paling oke. Gerbang serta atapnya yang besar memang menjadi pesona dari bangunan ini. Wisatawan beruntung yang datang di hari ke-19 di bulan ke-11, ke-9, ke-6 dan ke-2 akan dapat menonton Festival Kun Iam.
  • Kuil ini menerima pengunjung hanya dari jam 7 pagi sampai setengah 6 sore.
  • Tidak dikenakan biaya bagi siapapun yang datang dan ingin melihat-lihat di tempat ini.

Gereja St. Dominic

Gereja St. DominicPara pengunjung akan merasa terpesona sesampainya di gereja yang pendiriannya sudah dari tahun 1587 ini. Pembangunan gereja ini diinisiasi oleh tiga pendeta Spanyol yang asalnya diketahui dari Meksiko, tepatnya dari Acapulco yang memiliki berbagai macam keindahan yang berada di dalam gereja St. Dominic ini.
Menara lonceng yang terdapat di bagian belakang gereja ini sudah mengalami modifikasi dan akhirnya diubah menjadi sebuah museum kecil yang mempertunjukkan koleksi artifak yang berjumlah 300 lebih. Gereja St. Dominic menerima pengunjung mulai dari jam 10 pagi sampai 6 petang saja.

Macau Giant Panda Pavilion

Macau Giant Panda PavilionHarta karun Macau lainnya yang layak untuk dijadikan destinasi liburan adalah Macau Giant Panda Pavilion yang lokasinya memang cukup jauh dari kawasan gemerlap resort-resort Macau. Bila berkunjung ke Taman Seac Pai Van, maka Anda akan menemukan dua ekor panda besar yang amat langka di tempat ini, mereka adalah Xin Xin dan Kai Kai. Paviliun yang dibangun di atas lahan sebesar 3000 meter persegi ini memiliki dua bagian ruangan, indoor dan outdoor berikut juga pusat-pusat logistik untuk memberi makan dan merawat panda-panda tersebut.
Pemerintah China Daratan-lah yang menghadiahkan kedua panda tersebut untuk memperingati ulang tahun reunifikasi antara China dengan Macau yang ke-10. Salah satu komitmen dari pemerintah Macau sendiri adalah ingin berbagi harta nasional kepada warga Macau sendiri maka tidak heran bila kedua panda raksasa yang tetap kelihatan imut tersebut ada di taman ini.
  • Paviliun ini buka dan menerima pengunjung mulai dari jam 10 pagi sampai 1 siang, dan disambung lagi pada jam 2 siang sampai 5 sore. Namun, tempat ini libur setiap hari Senin, dan bila hari besar jatuh di hari Senin, maka sebagai gantinya akan tutup di hari Selasa.
  • Pengunjung anak-anak yang usianya 12 tahun ke bawah serta orang dewasa berusia 65 tahun ke atas tidak dikenakan biaya masuk.
  • Pengunjung dewasa dikenakan MOP 10 atau sekitar Rp 17 ribu.

Senado Square

Senado SquareBelum lengkap dan seru rasanya kalau belum menginjakkan kaki di landmark Macau yang berbentuk alun-alun ini. Sesampainya di sini, Anda akan dapat melihat secara langsung gedung-gedung klasik bergaya Spanyol yang mengelilingi alun-alun yang desainnya bergaya Portugis ini. Indahnya susunan dari batu lantai pada obyek wisata ini juga akan menarik perhatian kita berikut lampu-lampu temaram serta gedung-gedung kunonya. Berjalan-jalan di tempat ini bersama dengan pasangan akan lebih terasa romantisnya.
Di bagian tengah Anda pun akan mendapati air mancur yang mendukung suasana menjadi makin luar biasa indah. Menjadi salah satu warisan dunia UNESCO, Senado Square memiliki luas 3.700 meter persegi dan memang dianggap sebagai bagian dari pusat sejarah Macau yang tidak bisa disepelekan. Di daerah inilah Anda akan dapat menemukan Gereja St. Dominic selain dari toko-toko yang berjejer. Zaman dulu, saat Portugis masih berkuasa di Macau, area Senado Square dijadikan sebagai tempat pameran kekuatan militer.

Reruntuhan St. Paul

Reruntuhan St. Paul.........Ciri khas Macau yang tidak boleh terlupakan adalah reruntuhan St. Paul atau Sao Paulo di mana anak tangga besar menuju tempat ini merupakan pemandangan yang luar biasa di Macau. Alasan mengapa tempat ini disebut dengan reruntuhan adalah karena memang sempat terjadi kebakaran yang terjadi tidak hanya sekali pada bangunan ini, yaitu pada tahun 1601 dan 1835.
Konon, gereja ini dulunya berjejeran dengan perpustakaan serta kampus klasik yang akhirnya juga habis terbakar. Sempat ada upaya-upaya dalam mendirikan kembali bangunan megah tersebut, namun versi bangunan yang sudah ada di dalam banyak benak pengunjung bakal susah ditandingi oleh kondisi terbarunya.

Rumah Mandarin

rumah mandarinDibangun sebelum 1869, Mandarin House ini dulunya digunakan sebagai rumah tinggal dari seorang tokoh sastra terkemuka di zaman itu, yaitu Zheng Guanying. Sebagai rumah tradisional China tentunya ada banyak hal menarik di dalamnya yang, termasuk halaman rumah yang memiliki gaya perpaduan antara Barat dan China. Hal tersebut sangat tampak jelas dengan melihat bagian penggunaan batu-bata abu-abu pada ornamen melengkung bberikut kisi jendela yang terbuat dari kayu China pada panel jendela yang terbuat dari India. Untuk menjelajahi obyek wisata satu ini, ada pemandu tur yang tersedia untuk melayani pengunjung dalam bahasa Kanton melalui proses reservasi.
  • Mandarin House ini buka dari jam 10 pagi hingga 6 petang dan akan tutup pada setiap hari Rabu, kecuali hari libur jatuh pada hari Rabu.
  • Pengunjung dapat datang dan menikmati setiap sudut rumah ini tanpa harus mengeluarkan kocek berapapun.
    Sponsors Link

Casa Garden

Casa Garden...Taman ini bertempat di sebuah rumah yang sudah eksis sejak tahun 1770 dan dulunya menjadi sebuah tempat tinggal bagi seorang saudagar kaya asal Portugis yang bernama Manuel Pereira. Beberapa waktu kemudian, rumah ini disewakan kepada East India Company. Untuk sekarang ini, properti dijadikan sebagai markas besar Oriental Foundation dan tempat ini merupakan tempat bersejarah yang wajib dikunjungi dengan berbagai macam peninggalan sejarah yang berada di dalam markas ini.
  • Taman dan galeri pada area rumah ini jam operasionalnya adalah dari jam setengah 10 pagi hingga 6 petang.
  • Casa Garden tidak akan menerima pengunjung pada hari Sabtu, Minggu serta hari besar.

Lilau Square

Lilau SquareAir tanah dari Lilau ini pada zaman dulu adalah penting karena masyarakat Macau menjadikannya sebagai sumber utama mata air alami dan menggunakannya untuk keperluan hidup sehari-hari. Salah satu frase populer Portugis menyatakan bahwa siapapun yang meminum air Lilau ini maka tidak akan pernah lupa terhadap Macau.
Jadi, bagi yang penasaran akan area ini, silakan langsung datang dan mengelilingi tempat ini dengan berbagai keindahan di lilau square ini yang berada di china.

Na Tcha Temple

Na Tcha TempleKuil tua ini didirikan pada tahun 1888 dan pembangunan kuil ini bertujuan untuk mengenang dan menyembah Na Tcha. Saat mendatangi kawasan ini, maka akan dapat ditangkap secara jelas adanya dialektika Cina dan Barat yang disajikan melalui kuil Cina tradisional satu ini. Inilah salah satu spot terbaik di Macau yang akan membuat para wisatawan dapat mengenal identitas multikultural dan kebebasan beragama di Macau.
  • Na Tcha Temple bisa dikunjungi pada jam 8 pagi hingga 5 sore.
  • Pengunjung bisa masuk tanpa harus membayar.

Museum Wine

Museum WineMacau tidak hanya memiliki Museum Grand Prix, tapi juga ada Museum Wine yang mungkin membuat Anda berminat untuk menyambangi spot ini. Berada di lahan seluas 1400 meter persegi, museum ini terbagi menjadi beberapa area, yaitu museum dan pameran, Wine Cellar, dan informasi sejarah. Segala sejarah yang berkaitan dengan wine bisa didapatkan dari museum ini. Setiap area yang ada di museum ini tidak akan melulu memberikan info tentang produk anggur saja, tapi juga pengunjung dapat melihat alat-alat tradisional maupun modern yang digunakan dalam proses produksi anggur.
Museum ini juga mempunyai koleksi anggur sejumlah 1.143 dengan merk yang berbeda-beda; 28 adalah anggur China, dan 1.115 lainnya adalah anggur Portugis. Dari 1.115 merk anggur Portugis, 359 diantaranya adalah koleksi khusus dan 756 lainnya merupakan anggur komersial di mana Porto 1815 pun juga ada dan menjadi anggur paling tua.
  • Museum Wine ini buka dari hari Rabu hingga Senin antara jam 10 pagi sampai 6 petang dan setiap hari Selasa museum akan tutup.
  • Pengunjung tidak perlu membayar untuk berkunjung ke museum ini.

Dr. Sun Yat Sen Memorial House

Dr. Sun Yat Sen Memorial House...Dulunya digunakan oleh Dr. Sun Yat Sen sebagai tempat tinggal sementara, rumah ini menyimpan banyak sejarah berikut dokumen-dokumen penting. Dr. Sun Yat Sen adalah sesosok tokoh terkenal yang menjadi mentor sekaligus penggerak revolusi republik China. Beliaulah yang kemudian berhasil membuat rezim lemah dari Dinasti Qing terguling. Walau memang terhitung sebentar pada waktu Dr. Sun Yat Sen menginap di rumah ini sebagai tempat pelariannya dari kekuatan Mandarin, rumah ini menjadi saksi bisu proses Dr. Sun Yat Sen dalam mengumpulkan pendukungnya di zaman itu sehingga makin signifikanlah rumah ini.
  • Sun Yat Sen Memorial House buka dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore saja, namun kunjungan hanya bisa dilakukan pada hari Rabu hingga Senin karena setiap Selasa tempat ini tutup.
  • Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk dapat masuk dan mengelilingi bekas kediaman sementaraDr. Sun Yat Sen ini.


Sumber:
http://tempatwisataunik.com/wisata-dunia/wisata-asia/china/tempat-wisata-di-macau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar